Melanjutkan renungan kemarin tentang cinta sebatas usia, cinta yang hanya sampai maut memisahkan, aku ingin berandai-andai seumpama kita mempunyai dua cinta pada saat yang bersamaan. Yup...ini tentang para laki-laki perkasa yang mengarungi bahtera rumah tangga dengan dua atau lebih pendamping. Poligami, bagi sebagian orang adalah sesuatu yang mengerikan, termasuk bagi aku sendiri.
Lalu apa hubungannya ? Pikiran ngawurku mengatakan bahwa pelaku poligami tidak ingin terjebak dalam situasi kehilangan pendamping yang berakibat roda kehidupan berjalan tersendat. Karena itu mereka merasa perlu punya 'ban serep' kalau-kalau suatu saat ditinggal berpulang oleh pasangan.
That's good idea ! Kalau mau adil seharusnya perempuan boleh juga dong berjaga-jaga. Daripada suatu saat kelimpungan bertahan hidup karena suami mendadak pergi, lebih baik kan menyiapkan 'baterei cadangan'.
Naudzubillah...:))
Lalu apa hubungannya ? Pikiran ngawurku mengatakan bahwa pelaku poligami tidak ingin terjebak dalam situasi kehilangan pendamping yang berakibat roda kehidupan berjalan tersendat. Karena itu mereka merasa perlu punya 'ban serep' kalau-kalau suatu saat ditinggal berpulang oleh pasangan.
That's good idea ! Kalau mau adil seharusnya perempuan boleh juga dong berjaga-jaga. Daripada suatu saat kelimpungan bertahan hidup karena suami mendadak pergi, lebih baik kan menyiapkan 'baterei cadangan'.
Naudzubillah...:))
Tidak ada komentar:
Posting Komentar