Senin, 14 Mei 2012

Kisah Sebatang Pohon


Di California Selatan ada sebatang pohon yang terkenal di seluruh Amerika. Sepanjang tahun pohon itu dikunjungi ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Bentuk pohon itu sama sekali tidak indah. Tingginya kurang dari 2 meter, dengan batang pipih dan saling melilit. Hanya beberapa bagian cabangnya saja yang ditumbuhi daun sedangkan bagian lainnya gundul.

Pohon itu menjadi terkenal karena tumbuh di atas batu granit yang sangat keras. Tinggi batu granit itu sekitar 100 meter di atas permukaan laut, dan menghadap langsung ke Samudra Pasifik yang anginnya keras mendera.

 Tidak satupun pohon lain yang tumbuh di sekitarnya kecuali pohon istimewa itu.

Rupanya beberapa tahun lalu sebutir biji terbawa angin dan jatuh di celah batu granit. Benih itu tumbuh. Tetapi setiap kali batangnya bertambah tinggi dan muncul di permukaan batu, langsung hancur diterpa angin laut yang kencang.

 Terkadang pohon itu tumbuh agak besar. Tetapi badai kembali memporak-porandakannya.

Sekalipun demikian, akarnya terus tumbuh menghunjam ke bawah mencapai tanah, melewati poros-poros batu granit sambil menghisap mineral-mineral di sekitarnya.

Sementara itu batangnya terus tumbuh setelah berkali-kali dihancurkan angin kencang. Makin lama makin kokoh dan liat sampai akhirnya cukup kuat menahan terpaan badai. meski bentuknya tidak karuan.

Oleh orang Amerika pohon itu dianggap sebagai simbol ketegaran. Seakan-akan pohon itu memberi pelajaran pada manusia untuk tetap tabah dan gigih dalam menghadapi berbagai cobaan dan gelombang kehidupan.

Masalah yang datang bertubi-tubi dalam perjalanan kehidupan, membuat manusia lebih tegar dan kuat.

Jadi, jangan kalah sama pohon...:)

***

Tidak ada komentar: