***
Ketika aku masih kecil, aku sering sekali melihat ibuku menyulam sehelai kain. Saat itu aku sedang bermain di lantai, kulihat ke atas dan bertanya apa yang sedang ibu lakukan.
Ibu menjawab bahwa ia sedang menyulam sesuatu diatas sehelai kain. Tetapi aku memberi tahu kepadanya bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.
Ibu tersenyum dan berkata dengan lembut, "Anakku, lanjutkanlah permainanmu sementara aku menyelesaikan sulaman ini. Nanti kau akan kupanggil dan kududukkan diatas pangkuanku, agar kau dapat melihat hasil sulaman ini dari atas".
Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang warna hitam dan putih yang begitu semerawut menurut pandanganku.
Beberapa saat kemudian kudengar suara ibu memanggil, "Anakku, mari sini dan duduklah dipangkuan ibu". Setelah melihat hasil sulaman ibu aku heran dan kagum. Ada bunga-bunga yang indah dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit. Indah sekali.
Aku hampir tak percaya melihatnya, karena dari bawah yang kulihat hanyalah benang-benang ruwet tidak beraturan.
Lalu ibu berkata, "Anakku, dari bawah memang ruwet dan kacau. Tapi kau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan. Sebuah pola. Ibu hanya mengikutinya".
"Nah, dengan melihatnya dari atas, kau tahu keindahan dari apa yang ibu lakukan".
***
Mungkin, seperti itulah yang terjadi pada kita. Seringkali kita menengadah dan bertanya padaNya, "Mengapa hidupku begitu kacau dan ruwet ? Mengapa tidak semuanya berwarna cerah ?".
Lalu Dia akan menjawab, "Suatu saat nanti kau akan tahu betapa indah kehidupanmu sesungguhnya. Yang kau perlukan hanyalah memandangnya dari sisi yang lain, dan mensyukurinya".
***
God understand our prayers
even when we can't find the words
to say them....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar